Jumat, 31 Januari 2014

Impian yang Terpelungkup

Impian yang Terpelungkup »
Kusebut namamu yang indah di dalam hati.
Rasa ini tidak ingin kamu pergi.
Biarkan aku menangis dalam sepi.
Seandainya saja rasa ini terbalaskan.
Seandainya saja cinta ini tidak bertepuk sebelah tangan.
Seandainya saja kamu mengerti tentang rasa hatiku yang terdalam.
Tidak akan mungkin air mata ini menetes hingga kering di pipi.
Kamu tidak berharap diriku istimewa untukmu.
Tapi aku berharap suatu hari nanti.
Hati ini bisa bersamamu.
Kita memang bukan sepasang tulang rusuk yang hilang, tapi apakah salah Jika aku menyayangimu? andaikan malam yang sepi dapat bicara, mungkin aku tidak akan kesepian, penantianku hanya untukmu setiap saat hanya untukmu, setiap saat berdoa untukmu, kesetiaan yang aku miliki tidak akan pernah memudar, namun cintaku ini hanya untukmu, ibarat sungai yang kering dan tiada air, menanti hujan turun dari langit, namun kerinduanku hanya pada dirimu tidak pernah berhenti walau sejuta godaan yang mengganggu diriku. he he he
Sekian dan hanya ini saja postingan saya blog mMUFIDn Impian yang Terpelungkup.
NB : informasi khusus para pembisnis silahkan saja kunjungi Software Point Of Sales Online Omega POS Cloud limited edition untuk sobat para pembisnis

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang Baik !!!.
Suka Artikel ini dan mau Copas? Baca dulu Peraturan Copas !!!.